Profil Biodata Aliando - Muhammad Ali Syarief

Pusat Biodata - Profil Lengkap dan Biodata Aliando - Muhammad Ali Syarief  dibawah ini pusat biodata memberikan informasi tentang pemain sinetron Ganteng-ganteng Serigala yaitu Aliando

Nama Asli Aliando
Ternyata nama asli Aliando adalah Muhammad Ali Syarief. Aliando memiliki darah Arab dan Minang. Aliando merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.

Bezodiak Scorpio
Aliandro berzodiak Scorpio. Ia lahir di Jakarta, 26 Oktober 1996. Seperti umumnya cowok yang berada di bawah naungan bintang Scorpio, Aliando memiliki ketertarikan yang kuat di dunia seni. Ia memiliki kharisma yang sangat kuat. Lihat saja, Aliandro memang mampu membuat wanita tergila-gila.
Di tengah keramaian, biasanya cowok scorpio selalu merasa kesepian. Cowok scorpio juga orang yang sangat sensitif. Ia juga sangat sabar menunggu lama untuk dapat mencapai tujuannya. Nah, hal itu ada dalam diri Aliando, ia berjuang untuk dapat terkenal seperti sekarang ini.

Terkenal Lewat Ganteng Ganteng Serigala
Sejak tayang di SCTV, sinetron Ganteng Ganteng Serigala langsung merajai puncak rating tertinggi sinetron di semua stasiun televisi yang ada di Indonesia.
Kesuksesan GGS juga melambungkan nama pemainnya. Salah satunya yang tengah berkibar saat ini adalah Aliando. Aliando menjadi magnet dalam sinetron ini.

Film Pertama
Meski namanya baru melejit sejak berperan di sinetron Ganteng Ganteng Serigala, namun sebenarnya Aliando sudah lebih dulu main di film layar lebar. Film Garuda Di Dadaku 2 menjadi kiprah pertamanya di dunia akting.
"Tapi belum ada yang kenal," aku ALiando sambil tertawa. Kini Aliando memang tengah menikmati kesuksesannya sebagai bintang.

Aliando Lebih Ingin Jadi Musisi
Kalau ada 100 wanita remaja ditanya nama Aliando, pasti 90 orang akan menghubungkan sosoknya dengan judul sinetron Ganteng Ganteng Srigala. Ya, sinetron yang ditayangkan SCTV itu memang telah melambungkan nama Aliando.Walau dikenal sebagai pemain sinetron, tapi Aliando memiliki keinginan lain. "Sebenarnya aku musisi," seru Aliando. Bahkan Aliando punya cita-cita yang sangat tinggi. "Saya ingin jadi musisi yang melegenda," ujarnya yakin. Aliando piawai dalam bernyanyi dan main drum. Keinginan kuat Aliando sebagai musisi dibuktikannya dengan menjadi produser sebuah band. Tak cuma itu, lagu ciptaannya akan menjadi soundtrack film terbarunya.

Taat Beribadah
Popularitas yang kini diraihnya, tak membuat Aliando melupakan kewajibannya sebagai muslim. Di tengah kesibukannya syuting, Aliando tetap menjalankan salat 5 waktu. Bahkan dari hasil jerih payahnya sebagai artis, Aliando menyisihkan honornya untuk membangun sebuah mesjid di Karawang. Untuk artis remaja, apa yang dilakukan Aliando ini memang luar biasa.

Sangat Menyayangi Ibunya
Sebagai bungsu, Aliando dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Aliando pun sangat menyayangi ibunya. Bahkan ia mengumpulkan uang untuk memberangkatkan haji ibunya. Benar-benar anak yang berbakti.

Takut Pacaran
Meski digandrungi banyak wanita dan digosipkan pacaran dengan Prilly Latuconsina, lawan mainnya di GGS, ternyata Aliando mengaku belum punya pacar. Yang lebih mengejutkan, Alindo yang memiliki wajah ganteng ini ternyata belum pernah pacaran. Bahkan dengan tegas ia mengaku takut untuk punya pacar. Wah...

Profil Aliando - Muhammad Ali Syarief

Profil Biodata Aliando - Muhammad Ali Syarief

Nama  :  Muhammad Ali Syarief
TTL    :   Jakarta, 26 Oktober 1996
Alamat :  Jl.Jati 3  Kayuringin Bekasi
Agama  :  Islam
Keturunan : Arab(Ayah)-Padang(Ibu)
Ayah : Syarief Alkhatiri
Ibu : Tengku Resi Revando
No telp : 021 885**** (privacy)
Email    : ali_234sc@yahoo.com , alidrumer@gmail.com , alidrummermetal@yahoo.com
Hoby:  main drum, bola, komputer, nyanyi,aktor(terbaru),menggambar, ngedit video dan foto, bikin lagu, bikin instrument.
Twitter : @aliando26 dan @alysyarief
Instagram : aliandooo
Twitter official alicious resmi : @alicious_resmi
Penulis fav : Raditya Dika
Chanel Favaorit: RCTI, ANTV, GLOBAL,TRANS TV
Tim Sepak Bola favorit :  BARCA , CHELSEA ,AC MILAN ,REAL MADRID , MU, INTERMILAN
Bersekolah : TK AISYAH dan TK ALHUSNA,SD ALHUSNA,  SMP MARTIA BAKTI dan SMA MARTIA BAKTI
Buku Favorit : Ensiklopedia
Jenis Musik : Rock, Moderent Rock, Poprock, R&B, Jazz, Slow
Makanan Favorit: rendang, ayam gulai, roti, daging, pecel ayam
Minuman Favorit: Es jeruk, Jus alpukat, teh es, air putih
Favorite Games :  Left 4 Dead , Call of Duty
Film Favorit : Saw, Saw2, Saw3, saw6, Saw7, Click, Ip man1/2, Zombie, Garuda di dadaku 2
Musik : Mr.big, Bonjovi, Queen, Dream Theater, Kerishpati,Dragon Force, POP, Edane
Penyanyi Favorite : Eric Martin, Bruno Mars, Maria Carey,  Novi
Atlet Favorite : Messi, Maradona, Drogba, CR, Ronaldinho, Eric.c, Pele, Fabregas

Kumpulan Foto Foto Aliando - Muhammad Ali Syarief Ganteng Ganteng Serigala

Foto Aliando Ganteng-Ganteng Serigala

Foto Aliando Ganteng-Ganteng Serigala

Foto Aliando Ganteng-Ganteng Serigala

Foto Aliando Ganteng-Ganteng Serigala

Foto Aliando Ganteng-Ganteng Serigala

Foto Aliando Ganteng-Ganteng Serigala

Sekian tentang Profil Biodata Aliando - Muhammad Ali Syarief Lengkap

Inanike Agusta Pramugari Shalat di Pesawat Terbang

Inanike Agusta Pramugari Shalat di Pesawat Terbang - Pramugari Garuda Indonesia salat di dalam pesawat ternyata gadis asal Salatiga, Jawa Tengah. Dia juga ternyata memiliki banyak bakat seni. Nama aslinya adalah Inanike Agusta.

“Sejak kecil saya sudah senang menggambar, tetapi dulu menggunakan pastel,” ujar Nike –panggilan Inanike Agusta.

Inanike Agusta Pramugari Shalat di Pesawat Terbang

Nike juga merupakan anggota dari kelompok seniman bernama Wahana Senirupa Salatiga (Wasesa).

Inanike Agusta Pramugari Shalat di Pesawat Terbang

Bersama para seniman ini, karyanya pernah dipamerkan di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Solo. Ia menyebutkan, selain dibeli oleh para peminat seni, salah satu lukisannya juga menghiasi sebuah hotel baru di Salatiga, seperti ditulis www.garuda-indonesia.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Inanike Agusta membikin heboh media social karena dia tertangkap kamera tengah melakukan salat wajib di dalam pesawat Garuda. Berbagai komentar pun muncul. Ada yang menyebut dia tipe isti soleha idaman. Ada juga yang menyentil agar mereka yang tinggal di darat pun rajin salat.

Diberitakan sebelumnya di wartakota.tribunnews.com bahwa Pramugari pesawat Garuda Indonesia salat di dalam pesawat Garuda menjadi pembicaraan di media sosial (social media). Pujian terus berdatangan terhadap pramugaari tersebut.

Penelurusan Wartakotalive.com, pramugari itu salat masih dalam keadaan memakai seragam seorang pramugari. Dia menundukkan kepalanya di belakang bangku penumpang.

Komentar yang muncul antara lain:

Saptuari Sugiharto ‏@Saptuari: Mbak Pramugari Garuda ini tetap sholat di Pesawat... Subhanallah! Kamu yg di darat gimana? ⇨

Mas Djay™ ‏@djaycoholyc: Pagi ini timeline gw RTan Garuda Indonesia dari tweet2 yg muji pramugari sholat di atas pesawat. Oke terus?

ROFIQ ASHARI ‏@rofiqashari : Subhanallah "@RizkySukrillah: alhamdulilllah “@IndonesiaGaruda Subhanalloh, Pramugari Sholat di pespawat pic.twitter.com/1et7zeSYpK””"

Sapto Hari Prabowo ‏@Sapto_hp : Heboh foto pramugari @IndonesiaGaruda yang lagi sholat di pesawat. Duh, kok bukan gue sih yang motretin pramugari itu? Biar ngetop. :p

RT @kicky69 Pramugari @IndonesiaGaruda  ini tetap sholat di Pesawat

Dhyntie Trie ‏@dynti3: Subhanallah jadi malu sama pramugari yg bela"in sholat di atas pasawat, sementara aku malah suka ninggalin sholat.

Dr.Hj.Marissa Haque ‏@HaqueMarissa: Iman Islam yg kokoh "@Saptuari: Mbak Pramugari Garuda ini tetap sholat di Pesawat. Subhanallah!

sholikhin ‏@radenkikin; @IndonesiaGaruda calon istri idaman itu ya pramugari yg masih menyempatkan diri untk sholat di kabin. semoga garuda makin islami deh. - "Inanike Agusta Pramugari Shalat di Pesawat Terbang"

Profil Biodata Lesti Andryani Cianjur Dangdut Academy

Biodata Lesti Cianjur Dangdut Academy - Saat ini memang usia Lesti masih muda yaitu 15 tahun saja. Oleh sebabnya diakui oleh para juri yang ada di ajang pencarian bakat Dangdut Academy tersebut kalau dirinya harus mempelajari lebih banyak lagi tentang bagaimana cara bernyanyi yang bagus. Terkhusus bagaimana termasuk pula didalamnya bagaimana memilih dan melakukan improvisasi dalam membawakan lagu agar tetap menarik saat dibawakannya.

Profil Biodata Lesti Andryani Cianjur Dangdut Academy 

Lestiani Andryani membuka Konser Final Dangdut Academy dengan mendendangkan lagu Rita Sugiarto yang berjudul Perpisahan. Menurut para juri, penampilan biduanita asal Cianjur ini sangat luar biasa. (11/3/2014)

Iis Dahlia yang sempat absen sepekan lebih menjadi juri D'Academy kembali memberi komentar untuk para finalis. Iis mengaku Lesti lebih bagus dari dirinya.

"Saya mah kalah dah sama kamu. Kita pun yang sudah senior kalau lagi nge-blank suka lupa lirik, tetapi kamu bisa kembali lagi ke lirik semula," puji Iis Dahlia dari kursi juri, Selasa (11/3/2014).

Memang, penampilannya kali ini sebagai pembuka Konser Final D'Academy, Lesti sempat lupa lirik. Namun, kesalahan yang dilakukan Lesti tidak menjadi masalah bagi dewan juri. "Kesalahan kecil dari kamu tidak mengurangi nilai dari saya," tegas Inul Daratista.

Hal serupa disampaikan oleh Saipul Jamil yang tidak mau banyak komentar tentang penampilan Lesti D'Academy karena menurut Bang Ipul suara rendah dan tinggi Lesti bagus.

Profil Biodata Lesti Andryani Cianjur Dangdut Academy


Nama  : Lesty Andryani
Alamat : Cianjur Jawa Barat
Twitter : https://twitter.com/LestiAndryani
Fans Twitter : https://twitter.com/Lesti_lover
Facebook fans : https://www.facebook.com/pages/Lesti-DAcademy-Indosiar/598315686928326

Profil Biodata Lesti Andryani Cianjur Dangdut Academy

Profil Biografi Prabowo Subianto Calon Presiden 2014

Profil Biografi Prabowo Subianto Calon Presiden 2014 - Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto Djojohadikusumo (lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951; umur 62 tahun) adalah seorang tokoh militer dan politik Indonesia. Seorang mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat, ia pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus dengan pangkat Mayor Jenderal, dari bulan Desember 1995 hingga Maret 1998, dan kemudian dipromosikan menjadi Panglima Kostrad dengan pangkat Letnan Jenderal. Namun, baru dua bulan menjabat, ia diberhentikan pada bulan Mei 1998 oleh Presiden B.J. Habibie.

Foto Prabowo Subianto

Profil Biografi Prabowo Subianto Calon Presiden 2014
Setelah tak aktif lagi dalam dinas militer, ia menjadi pengusaha, dan kemudian mulai aktif dalam politik dengan mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya. Ia mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada pemilihan umum presiden Indonesia 2009 mendampingi Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, tetapi hanya berhasil meraih sekitar 26,79% dari suara nasional, dan gagal terpilih. Pada pemilihan umum presiden Indonesia 2014, ia maju sebagai calon presiden.

Kehidupan pribadi


Prabowo adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo (yang merupakan begawan ekonomi Indonesia) dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro. Ia juga merupakan cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota BPUPKI, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua DPA pertama. Ia memiliki dua kakak perempuan, Bintianingsih dan Mayrani Ekowati, dan satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo. Saat ini, Hashim dikenal sebagai seorang pengusaha handal, dengan bisnis di puluhan negara termasuk Kanada, Russia dan Indonesia.

Prabowo adalah keturunan dari Panglima Laskar Diponegoro untuk wilayah Gowong (Kedu), yang bernama Raden Tumenggung Kertanegara III. Prabowo juga terhitung sebagai salah seorang keturunan dari Adipati Mrapat, Bupati Kadipaten Banyumas Pertama. Selain itu, garis keturunannya dapat ditilik kembali ke sultan-sultan Mataram.

Anak Prabowo Subianto

Prabowo menikah dengan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto pada bulan Mei 1983 dan berpisah pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia. Dari pernikahan ini, Prabowo dikaruniai seorang anak, Didiet Prabowo. Didiet tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di Paris, Perancis sebagai seorang desainer.

Karier militer

Prabowo mengawali karier militernya pada tahun 1970 dengan mendaftar di Akademi Militer Magelang. Ia lulus pada tahun 1974, satu tahun setelah Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia saat ini.
Operasi di Timor Timur

Pada tahun 1976 Prabowo bertugas sebagai Komandan Pleton Grup I Para Komando Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur, saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala. Prabowo memimpin misi untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, wakil ketua Fretilin yang pada saat itu juga menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Timor Timur. Dengan tuntunan Antonio Lobato yang merupakan adik Nicolau Lobato, kompi Prabowo menemukan Nicolau Lobato di Maubisse, lima puluh kilometer di selatan Dili. Nicolau Lobato tewas setelah tertembak di perut saat bertempur di lembah Mindelo pada tanggal 31 Desember 1978.

Pada akhir tahun 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo. Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan.
Di Kopassus

Pada tahun 1983, Prabowo dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Setelah menyelesaikan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort Benning, Amerika Serikat, Prabowo diberi tanggungjawab sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara. Pada tahun 1995, ia sudah mencapai jabatan Komandan Komando Pasukan Khusus, dan hanya dalam setahun sudah menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus.
Penyelamatan Mapenduma
Salah satu pencapaian Prabowo saat menjadi pimpinan Kopassus adalah Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma. Saat itu, 12 peneliti disekap oleh Organisasi Papua Merdeka. Pada gambar ini, Prabowo menyalami salah satu peneliti yang berhasil dibebaskan.

Pada tahun 1996, Komandan Kopassus Prabowo Subianto memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). 5 orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan 7 sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman. Namun, operasi ini dikritik karena menggunakan lambang Palang Merah pada helikopter putih untuk menipu anggota OPM.
Pengibaran bendera di Puncak Everest

Pada tanggal 26 April 1997, Tim Nasional Indonesia ke Puncak Gunung Everest berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia setelah mendaki melalui jalur selatan Nepal. Tim yang terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI ini diprakarsai oleh Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jendral TNI Prabowo Subianto. Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Maret 1997 dari Phakding, Nepal.

Pengamanan 1998

Sebagai Pangkostrad yang membawahi pasukan cadangan ABRI yang jumlahnya cukup besar pada waktu itu, Prabowo dimintai pertolongan oleh Panglima Kodam Jaya untuk mengamankan Jakarta yang berada dalam suasana kacau . Permintaan ini dipenuhi Prabowo dengan membantu mengamankan sejumlah bangunan penting.

Meskipun akhirnya perannya ini kemudian menimbulkan kontroversi, namun ia juga mengambil beberapa langkah penting yang menentukan arah reformasi pada waktu itu. Antara lain ia berhasil membujuk Amien Rais untuk membatalkan rencana doa bersama di Monas . Ia juga bertanya kepada Habibie mengenai kesiapannya jika sewaktu-waktu Soeharto turun, apakah siap menjadi Presiden, yang memberi sinyal kepada Habibie untuk bersiap menggantikan Soeharto.

Selain itu pada 14 Mei 1998, Prabowo berinisiatif mengadakan silaturahmi dengan beberapa tokoh reformis seperti Adnan Buyung Nasution, Setiawan Djodi, Rendra, Bambang Widjajanto, dan lain-lain. Ia juga sempat didesak untuk memainkan peran seperti Suharto pada tahun 1965, yang secara tegas ditolaknya karena merasa bahwa masih berada di bagian bawah jenjang protokoler kepemimpinan dalam masa genting , berbeda dengan peran Suharto waktu itu yang memungkinkan untuk mengambil kendali karena kosongnya kepemimpinan TNI selama hilangnya para jendral. Selain itu, ia menyatakan tidak ingin kudeta terjadi karena hanya akan menimbulkan kudet-kudeta lainnya.

Jabatan Militer

Berikut adalah jabatan militer Prabowo Subianto:[16]
Tahun Jabatan
1976   Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha
1977   Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha
1983-1985   Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus
1985-1987   Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad
1987-1991   Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad
1991-1993   Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kostrad
1993-1994   Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus
1994   Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus
1995-1996   Komandan Komando Pasukan Khusus
1996-1998   Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus
1998   Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat
1998   Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI

Karier politik

Pemilu 2004
Pemilihan umum Presiden Indonesia 2004

Prabowo memulai kembali karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada Konvesi Capres Golkar 2004. Meski lolos sampai putaran akhir, akhirnya Prabowo kandas di tengah jalan. Ia kalah suara oleh Wiranto.
Pendirian Partai Gerindra

Partai Gerakan Indonesia Raya

Partai Gerindra

Prabowo, bersama adiknya Hashim Djojohadikusumo, mantan aktivis mahasiswa Fadli Zon, dan mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Bidang Penggalangan Muchdi Purwoprandjono serta sederetan nama lainnya mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya atau Partai Gerindra pada tanggal 6 Februari 2008. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Partai tersebut meraih 4.646.406 suara (4,46 %) dan menempatkan 26 orang wakilnya di DPR RI pada Pemilu legislatif Indonesia tahun 2009.

Pemilu 2009
Pemilihan umum Presiden Indonesia 2009

Pada 9 Mei 2008, Partai Gerindra menyatakan keinginannya untuk mencalonkan Prabowo menjadi calon presiden pada Pemilu 2009 saat mereka menyerahkan berkas pendaftaran untuk ikut Pemilu 2009 pada KPU Namun, setelah proses tawar menawar yang alot, akhirnya Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Prabowo dan Megawati menandantangani Perjanjian Batu Tulis, yang menyatakan bahwa:

  1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerindra mencalonkan Megawati sebagai calon presiden dan Prabowo sebagai calon presiden dalam pemilu 2009
  2. Bila terpilih, Prabowo dapat mengendalikan program dan kebijakan ekonomi Indonesia yang "berdasarkan asas berdiri di kaki sendiri, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian nasional di bidang kebudayaan dalam kerangka sistem presidensial"
  3. Prabowo dapat menentukan orang yang akan menjadi Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri ESDM, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perindustrian, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Hukum dan HAM, dan Menteri Pertahanan
  4. Pemerintah yang dibentuk akan mendukung program kerakyatan PDI Perjuangan dan delapan program aksi Partai Gerindra untuk kemakmuran rakyat
  5. Pendanaan untuk pemilu 2009 akan ditanggung 50% oleh Megawati dan 50% oleh Prabowo
  6. Megawati mendukung pencalonan Prabowo sebagai calon presiden pada pemilu 2014

Keduanya mengambil motto 'Mega-Pro'. Keduanya juga telah menyelesaikan persyaratan administratif KPU dan berkas laporan kekayaan ke KPK. Deklarasi Mega-Prabowo dilaksanakan di tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Deklarasi ini menghabiskan ongkos Rp 962 juta. Deklarasi ini juga mendapat perlawanan sejumlah organisasi pembela Hak Asasi Manusia yang berencana akan berunjuk rasa di sejumlah tempat.

Hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, yakni Lembaga Survei Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia, Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis, CIRUS, Lembaga Riset Informasi, dan Quick Count Metro TV, memprediksi pasangan Megawati-Prabowo kalah telak dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, dan Pemilu Presiden 2009 berakhir dalam satu putaran. Hasil Perhitungan Manual KPU yang diumumkan 25 Juli 2009 tak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat. Megawati dan Prabowo tidak hadir dalam acara penetapan hasil tersebut meski UU No.42 Tahun 2008 Tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden mengamanatkan bagi tiap pasangan calon untuk hadir dalam penetapan hasil Pilpres

Pemilu 2014
Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014
Pada tanggal 17 Maret 2012, Prabowo menerima mandat dari 33 Dewan Pimpinan daerah Partai Gerindra untuk maju pada pemilihan presiden 2014. Pemberian mandat dilakukan di Desa Bojong Koneng, Jawa Barat.

Partai Gerakan Indonesia Raya telah menyatakan akan mengusung Prabowo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2014. Prabowo sendiri sudah menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai presiden, jika mendapat dukungan dari rakyat

Prabowo Subianto hadirkan "Enam Program Aksi Transformasi Bangsa" dalam kampanyenya; apabila terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, ia ingin membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur, melaksanakan ekonomi kerakyatan, membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamatan suberdaya air, meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya, membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup, dan membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas dan efektif. Prabowo juga berjanji akan memberikan satu miliar kepada setiap desa di Indonesia bila ia terpilih sebagai presiden.

Walaupun beberapa lembaga survei mencatat elektabilitas Prabowo tertinggi dibandingkan dengan calon-calon presiden lainnya,[49] tidak sedikit pengamat politik yang meyakini kalau langkah Prabowo akan terganjal elektabilitas Partai Gerakan Indonesia Raya yang sangat rendah. Selain itu, semenjak popularitas Joko Widodo melejit pada tahun 2012, hasil survei konsisten menempatkan Prabowo di posisi kedua setelah Jokowi

Di pemilihan legislatif, akhirnya Gerindra meraih posisi ketiga, hanya sedikit selisih suara dibanding PDIP dan Golkar, yaitu 11,58 persen, sementara PDIP meraih 19,52 persen dan Golkar 15,22 persen berdasarkan Quick Count Kompas hingga 9 April 2014.
Dukungan kepada Kepala Daerah Populer

Selama kurun waktu 2012 hingga 2013, Gerindra secara mengejutkan mampu meloloskan dua kepala daerah populer, yaitu Basuki Tjahaja Purnama sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Ridwan Kamil sebagai Walikota Bandung. Keduanya diberi kebebasan besar untuk menjalankan tugasnya. Basuki Tjahaja Purnama dengan tegas menolak menjadi alat politik Gerindra karena telah diberitahu bahwa ia diwakafkan bagi Jakarta. Namun ia sempat hadir di kampanye Gelora Bung Karno.

Gelar kehormatan
Marga Lumban Tobing

Pada tanggal 17 Juni 2009, Prabowo dinyatakan sebagai anggota marga Lumban Tobing. Selain Prabowo, adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo juga diterima sebagai anggota marga tersebut. Penganugerahan marga tersebut difasilitasi oleh Persatuan Punguan Siraja Lumban Tobing (PPSLB) dan berlangsung di Danau Toba Convention Center, Medan.
Gelar adat Tongkonan

Pada tanggal 28 Desember 2011, Prabowo menerima gelar adat Tongkonan dari masyarakat adat desa Siguntu, Rantepao, Toraja Utara. Pemberian gelar adat yang dibarengi dengan upacara duka Rambu Solo disaksikan oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang, Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayjen Muhammad Nizam, Bupati Tanah Toraja Theofillus Allorerung, Bupati Toraja Utara Frederik Batti Sorring beserta ribuan warga setempat.

Kegiatan filantropis

Menyekolahkan dan merekrut lulusan luar negeri

Prabowo dikenal senang menyekolahkan talenta Indonesia ke luar negeri dan juga menawari posisi tinggi kepada mereka yang telah lulus. Salah satu contohnya adalah Sudaryono, sekretarisnya, alumnus SMA Taruna Nusantara yang bersekolah ke Jepang atas biaya Kementrian Pertahanan, namun ditolak saat melamar masuk ke TNI Angkatan Laut. Ia mengajak Sudaryono bergabung dan mendapat posisi penting di lingkaran dalam. Selain itu ia juga berhasil membujuk Dirgayuza yang hampir mendapat karier politik di Australia, namun diminta bergabung dengan Gerindra.

Kontroversi Pembebasan Wilfrida Soik

Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur menilai, Prabowo berperan besar dalam pembebasan Wilfrida Soik dari hukuman mati di Pengadilan Kota Bahru, Kelantan, Malaysia. Prabowo menunjuk pengacara Malaysia Tan Sri Mohammad Syafei untuk membela Wilfrida Soik. Wilfrida adalah buruh asal Nusa Tenggara Timur yang diberangkatkan secara ilegal. Wilfrida didakwa hukuman mati karena membunuh majikannya, Yeap Seok Pen pada tanggal 7 Desember 2010.

Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah meminta Prabowo Subianto tidak mengklaim bebasnya Wilfrida Soik karena hasil kerjanya sendiri. Menurut dia, bebasnya buruh migran Indonesia di Malaysia itu dari ancaman hukuman mati merupakan hasil kerja banyak pihak. Migrant Care dan pemerintah melalui KBRI Malaysia telah mengawal kasus Wilfrida Soik sejak empat tahun. Menurutnya, Migrant Care tak pernah absen untuk menemani Wilfrida dalam sidang sejak 2010. Mereka pun mendorong agar KBRI menyiapkan pengacara dan penerjemah untuk TKI asal Atambua itu. Mereka berupaya meyakinkan bahwa Wilfrida masih tergolong anak-anak saat peristiwa pembunuhan terjadi dan merupakan korban perdagangan manusia. Sedangkan Prabowo, menurut Anis, baru ikut membantu belakangan dengan mengirim advokat Muhammad Shafee Abdullah untuk mendampingi sidang Wilfrida, sehingga menambah jumlah pengacara yang sudah disediakan KBRI.

Citra personal

Seperti calon presiden lainnya, Prabowo memiliki tampilan unik yang mudah dikenali dengan baju warna khaki dengan banyak kantong . Ini membuat ia dianggap mengingatkan masyarakat kepada sosok Sukarno dan Syahrir. Ia sendiri menyatakan menyukai setelan ini karena alasan kepraktisan. Prabowo mulai sering mengenakannya saat berpasangan dengan Megawati di Pilpres 2009.

Selain pakaian khaki, ia juga sangat dikenal akibat kampanyenya di Gelora Bung Karno yang menggunakan kuda. Penampilannya ini membuat ia banyak dibahas di media sosial.

Kontroversi


Manuver saat Orde Baru

Dengan menggunakan koneksi dengan Presiden Soeharto, Prabowo dan saudaranya dianggap mencoba membungkam kritik jurnalistik dan politik pada tahun 1990-an.Hasyim gagal menekan Goenawan Mohamad agar menjual koran Tempo kepadanya. Ketika menjabat sebagai letnan kolonel, Prabowo mengudang Abdurrahman Wahid ke markas batalionnya pada tahun 1992 dan memperingatinya agar hanya berkecimpung dalam bidang agama dan tidak menyentuh politik, atau ia harus menghadapi akibatnya bila melanjutkan oposisi terhadap Soeharto. Ia juga memperingatkan Nurcholish Madjid (Cak Nur) agar mengundurkan diri dari Komite Independen Pemantau Pemilu, yaitu badan pengawas pemilu yang didirikan oleh Goenawan Mohamad.

Konflik dengan LB Moerdani

Prabowo termasuk tokoh kontroversial di Indonesia. Pada tahun 1983, Prabowo, menurut Sintong Panjaitan, terlibat perselisihan dengan beberapa jenderal yang dianggap akan mengkudeta Suharto. Sampai pada akhirnya pada bulan Maret 1983, di Datasaemen 81, Prabowo diceritakan mencoba melakukan upaya penculikan sejumlah petinggi militer, termasuk Jendral LB Moerdani yang diduga hendak melakukan kudeta terhadap Presiden Soeharto, namun upaya ini digagalkan oleh Mayor Luhut Panjaitan, Komandan Den 81/Antiteror. Prabowo sendiri adalah wakil Luhut saat itu.

Mayor Luhut memerintahkan pembatalan aksi tersebut dan memerintahkan agar senjata dan alat komunikasi diamankan. Ancaman kudeta tersebut akhirnya tidak terbukti, dan Prabowo dianggap dalam keadaan stress dan diberikan cuti.

Namun Prabowo membantah cerita versi Sintong Panjaitan ini dengan tertawa[rujukan?] . Menurutnya, tidak masuk akal seorang kapten bisa memimpin pasukannya untuk melawan dan menculik jenderal. Ia dengan tenang mengatakan bahwa tiap kali ada buku baru[rujukan?] , pasti ada tuduhan kudeta baru yang dialamatkan kepada dirinya, dan membiarkan tiap orang dengan versi ceritanya masing-masing.

Pada tahun 1988, Prabowo kembali berhadapan dengan LB Moerdani. Menurut cerita versi Kivlan Zen, menjelang Sidang Umum MPR/RI pada tahun 1988 , beredar kabar bahwa LB Moerdani akan memanfaatkan posisinya sebagai Panglima ABRI untuk mendapat dukungan dari Fraksi ABRI agar bisa maju menjadi Wakil Presiden. Prabowo Subianto segera melaporkan dugaan ini kepada Suharto . Suharto menerima masukan ini dan mengganti Panglima ABRI dengan Jendral Try Soetrisno, sehingga akhirnya jabatan Wakil Presiden jatuh ke tangan Soedharmono.

Penggantian LB Moerdhani memunculkan kekhawatiran kudeta . Maka menurut Kivlan Zen, Prabowo menyiapkan 1 Batalyon Kopassus, Batalyon Infanteri Linud 328, Batalyon Infanteri 303, Batalyon Infanteri 321, Batalyon Infanteri 315. Satu batalyon umumnya berkekuatan 700 personel. Meskipun akhirnya kkhawatiran tersebut tidak terbukti, namun memperlihatkan besarnya pengaruh Prabowo di ABRI dan terhadap keputusan seorang Presiden Indonesia pada masa tersebut.

Dugaan pelanggaran HAM di Timor Timur

Pada tahun 1990-an, Prabowo terkait dengan sejumlah kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. Pada tahun 1995, ia dituduh menggerakkan pasukan ilegal yang melancarkan aksi teror ke warga sipil di Timor Timur. Peristiwa ini membuat Prabowo nyaris baku hantam dengan Komandan Korem Timor Timur saat itu, Kolonel Inf Kiki Syahnakri, di kantor Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Adang Ruchiatna. Sejumlah lembaga internasional menuntut agar kasus ini dituntaskan dan agar Prabowo dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag. Menurut pakar Adnan Buyung Nasution, kasus ini belum selesai secara hukum karena belum pernah diadakan pemeriksaan menurut hukum pidana.

Prabowo juga diduga terlibat dalam peristiwa pembantaian Kraras yang terjadi pada tahun 1983 di Timor Timur. Prabowo sendiri membantah dan menyebutnya sebagai tuduhan tak berdasar.

Kontroversi selama periode 1997-1998
Penculikan aktivis Penculikan aktivis 1997/1998

Pada tahun 1997, Prabowo diduga kuat mendalangi penculikan dan penghilangan paksa terhadap sejumlah aktivis pro-Reformasi. Setidaknya 14 orang, termasuk seniman 'Teater Rakyat' Widji Thukul, aktivis Herman Hendrawan, dan Petrus Bima masih hilang dan belum ditemukan hingga sekarang. Mereka diyakini sudah meninggal. Prabowo sendiri mengakui memerintahkan Tim Mawar untuk mengeksekusi operasi tersebut karena menurutnya hal tersebut merupakan hal yang benar menurut rezim saat itu. Prabowo hanya mengakui menculik 9 orang aktivis pada saat itu, yang semuanya telah ia kembalikan dalam keadaan hidup. Sementara 13 orang sisanya, ia tidak tahu-menahu. Pernyataan ini dikuatkan oleh Pius Lustrilanang, yang mengaku telah dimintai maaf oleh Prabowo dan kini menjadi anggota DPR dari Partai Gerindra.

Sementara saat mengumumkan pembebastugasan Prabowo, Jenderal TNI Wiranto menyatakan bahwa Prabowo dapat diadili karena adanya bukti keterlibatan Prabowo dalam kasus penculikan aktivis ini. Namun demikian, Prabowo masih belum diadili atas kasus tersebut hingga sekarang walau anggota Tim Mawar sudah dijebloskan ke penjara. Sementara itu, Prabowo dan koleganya, Sjafrie Syamsuddin, tidak pernah memenuhi Panggilan Komnas HAM yang berusaha untuk mengusut kasus tersebut. Pengakuan mengejutkan datang dari Kivlan Zen yang pada masa 1998 setia kepada Prabowo. Ia mengaku mengetahui pasti di mana keberadaan 13 orang aktivis yang dipermasalahkan, dan tahu pasti mereka telah dibunuh. Kivlan Zen menantang dibukanya kembali kasus penculikan ini dan dia mengatakan seluruh hal yang diketahuinya. Ia menyatakan operasi penculikan 13 orang tersebut adalah perbutan pihak yang ingin mendiskreditkan Prabowo. Karena pernyataan ini, Komnas HAM didesak untuk membuka kembali penyelidikan atas kasus ini, namun Komnas HAM berkomentar bahwa itu hanyalah pernyataan pribadi Kivlan Zen. Secara resmi pernyataan Kivlan Zen sudah pernah dicatat dalam penyelidikan Komnas HAM dan kini sudah berada di Kejaksaan Agung

Tuduhan pernyataan pengusiran orang Cina

Menurut Friend (2003), saat dampak krisis finansial Asia 1997 memburuk, Prabowo mengajak Muslim Indonesia untuk bergabung dengannya dalam melawan "pengkhianat bangsa". Selain itu, dari wawancara Adam Schwarz dengan Sofjan Wanandi, Prabowo pernah mengatakan pada Sofjan bahwa ia siap "mengusir semua orang Cina meskipun hal itu akan membuat ekonomi Indonesia mundur 20-30 tahun" dan mengatakan "kamu Cina Katolik mencoba menjatuhkan Suharto". Sofjan sendiri membantah pernah berkata bahwa Prabowo akan mengusir semua orang Tionghoa dari Indonesia, dan menyatakan bahwa Schwarz hanya salah persepsi.

Dugaan keterlibatan kerusuhan Mei 1998

Kerusuhan Mei 1998

Prabowo diduga kuat mendalangi kerusuhan Mei 1998 berdasar temuan Tim Gabungan Pencari Fakta.[94][95][96] Bahkan menurut Friend (2003), walaupun kubu Wiranto menekankan bahwa mereka tidak ingin pembantaian Tiananmen terjadi di Jakarta, kubu Prabowo memperingatkan Amien Rais bahwa militer tidak takut akan terjadinya "Tiananmen lain" dan "lautan darah" bila demonstrasi dilanjutkan.[97] Dugaan motif Prabowo adalah untuk mendiskreditkan rivalnya Pangab Wiranto, untuk menyerang etnis minoritas, dan untuk mendapat simpati dan wewenang lebih dari Soeharto bila kelak ia mampu memadamkan kerusuhan. Dia juga masih belum diadili atas kasus tersebut.

Prabowo mengklaim bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Prabowo mengaku sadar bahwa menghancurkan Tionghoa di Indonesia dapat merugikan Indonesia sendiri. Ia juga menyayangkan Menko Polkam Feisal Tanjung dan Panglima ABRI Wiranto yang menurutnya konsisten menyangkal tuduhan bahwa perintah membuat kerusuhan berasal langsung dari mereka atau Soeharto sebagai Panglima Tinggi. Prabowo meyakini bahwa perintah tersebut tidak dalam satu rangkaian komando karena atasannya senang bekerja secara melompat-lompat dalam berbagai tingkatan. Ia memastikan bahwa dirinya tidak pernah memperoleh perintah menyiksa orang.

Pembelaan lebih lanjut dari pihak Prabowo adalah dia hanya menjalankan tugasnya sebagai Pangkostrad atas permintaan Panglima Kodam Jaya waktu itu yang mendapat perintah dari Mabes ABRI. Pada waktu itu permintaan Prabowo agar ia difasilitasi pesawat Hercules juga ditolak, sehingga ia terpaksa menggunakan Garuda dan Mandala atas biaya sendiri.

Sementara terkait penembakan mahasiswa dalam peristiwa Trisakti, hasil uji balistik di Belfast, Irlandia Utara, memperlihatkan bahwa peluru tersebut berasal dari senjata milik Gegana, Polri, bukan tipe senjata yang digunakan oleh TNI. Penembakan itu juga tidak mungkin dilakukan oleh sniper karena peluru yang digunakan jenis kaliber 5,56mm, sementara senjata sniper berkaliber 7mm ke atas. Target penembakan juga acak, berbeda dengan pola penembakan sniper yang akan memilih pemimpin demonstrasi atau sasaran strategis tertentu.
Isu kudeta

Pada pagi hari tanggal 22 Mei 1998, Wiranto melaporkan kepada B.J. Habibie bahwa telah terjadi pergerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta dan konsentrasi pasukan di kediaman Presiden B.J. Habibie tanpa sepengetahuan dirinya sebagai Panglima ABRI. Pergerakan pasukan tersebut diduga sebagai upaya kudeta dan oleh karena itu atas instruksi Presiden Habibie, Prabowo diberhentikan sebagai Panglima Kostrad.

Di siang hari pada tanggal yang sama, Prabowo dihubungi Markas Besar Angkatan Darat perihal pemberhentiannya sebagai Panglima Kostrad. Prabowo langsung menghadap Presiden B.J. Habibie di istana untuk mendapat kepastian pemberhentiannya. Presiden B.J. Habibie mengatakan bahwa pemberhentiannya adalah permintaan langsung dari Soeharto dan ia akan ditunjuk sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat. Sore harinya Prabowo menyerahkan jabatan Panglima Kostrad kepada Pangdiv I Kostrad Mayjen Johny Lumintang.

Prabowo yakin ia bisa saja melancarkan kudeta pada hari-hari kerusuhan pada bulan Mei itu. Tetapi yang penting baginya ia tidak melakukannya. “Keputusan mempercepat pensiun saya adalah sah,” ujarnya. “Saya tahu, banyak di antara prajurit saya akan melakukan apa yang saya perintahkan. Tetapi saya tidak mau mereka mati berjuang demi jabatan saya. Saya ingin menunjukkan bahwa saya menempatkan kebaikan bagi negeri saya dan rakyat di atas posisi saya sendiri. Saya adalah seorang prajurit yang setia. Setia kepada negara, setia kepada republik”.

Setelah Mei 1998, ia terbang ke Amman, Yordania. Ia mendapat status kewarganegaraan dari Abdullah II. Pangeran Abdullah II yang kemudian pada 1999 menjadi Raja Yordania adalah kawan Prabowo di sekolah militer. Prabowo kembali ke Indonesia pada November 2001.

Profil Biografi Prabowo Subianto Calon Presiden 2014

Profil Biodata Frans Dangdut Academy - Edfrans Angga

PusatBiodata - Biodata Frans Dangdut Academy, Salahsatu kontestan lain selain Fida yang mengikuti kontes Dangdut Academy adalah Frans. Kontestan D'Academy Indonesia ini merupakan salahsatu kontestan yang masuk ke jajaran 10 besar.

Ternyata Frans sudah memiliki cita-cita menjadi penyanyi dangdut sejak ia berusia tiga tahun. Mungkin karena mengalir dari kakeknya yang berprofesi sebagai musisi dangdut di Palembang. Selain itu Ayah dan juga neneknya pun pandai menyanyikan lagu-lag melay.

Frans mengawali karirinya dengan menjadi wedding singer. Kemudian ia mengikuti Dangdut Acadmy karena ia sudah sejak 2006 tinggal di Jakarta. Penyanyi dangdut yang pandai bermain alat musik gitar dan biola ini juga sebelumnya pernah mengikuti ajang pencarian penyanyi dangdut namun belum berhasil.

Profil Frans D'Academy Lengkap

Nama Lengkap : Edfrans Angga
Nama Panggilan : Frans
Agama : 
Tempat Lahir : Lubuk Linggau, Indonesia
Tanggal Lahir : 16 Juni 1987
Zodiac : -
Warga Negara : Indonesia

Foto Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Foto Frans Dangdut Academy

Sekian tentang Profil Biodata Frans Dangdut Academy - Edfrans Angga Lengkap

Profil Biodata Fida Dangdut Academy - Alfinatul Mufidah

PusatBiodata - Foto-foto Fida Dangdut Academy, siapa yangg tidak kenal dengan penyanyi dangdut yang ini. Tentunya sudah banyak yang mengenalnya. Ya Alfinatul Muufidah atau yang akrab disapa dengan Fida merupakan salahsatu kontestan dangdut academy yang diadakan oleh salahsatu tivi swasta nasional.  Memiliki wajah yang cantik dan juga berjilbab menjadikannya berbeda dari kontestan-kontestan dangdut academy yang lain.

Foto Fida dan Biodata Lengkap

Meskipun Fida di Dangdut Academy Indonesia telah tersenggol pada pada konser 25 besar namun, ia masih tetap terlihat diacara de terong show. Bagi Anda yang ingin mengatahui profil dari Fida D'academy atau Biodatanya, bisa dilihat dibawah ini beseta foto-foto Fida selama ada di dangdut academy :

Nama Lengkap : Alfinatul Mufidah
Nama Panggilan : Fida
Agama : ISLAM
Tempat Lahir : Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Tanggal Lahir : 3 Oktober 1994
Zodiac : Balance
Warga Negara : Indonesia

Foto Fida Dangdut Academy 

Foto Fida Dangdut Academy

Foto Fida Dangdut Academy

Foto Fida Dangdut Academy

Sekian Profil Biodata Fida Dangdut Academy Indosiar - Alfinatul Mufidah Dangsut Academy Indonesia

Profil Biodata Lee Chong Wei dan Foto

Lee Chong Wei (lahir 21 Oktober 1982) adalah pemain badminton profesional yang berasal dari Malaysia.

Lee bermain badminton pada Olimpiade Musim Panas 2004 dan menaklukkan Ng Wei dari Hong Kong pada ronde pertama. Lee Chong Wei memegang rekor tak tertaklukkan di semua turnamen selama tiga tahun, dari 2004 sampai 2006 dan kemenangan lain pada tahun 2008. Ia pernah menaklukkan juara dunia, Lin Dan dan Taufik Hidayat.

Lee Chong Wei adalah pemain bulu tangkis profesional tunggal putra dari Malaysia. Lee yang berhasil mendapatkan medali perak di Olimpiade Beijing 2008, membuatnya menerima gelar 'Datuk' karena dianggap sebagai pahlawan nasional Malaysia, dimana Malaysia belum pernah mendapat medali lagi sejak Olimpiade 2006.

Biodata Lee Chong Wei


Lee kecil menyukai basket, akan tetapi karena kekhawatiran ibunya yang melarang Lee untuk melakukan aktifitas di luar rumah, maka Lee beralih untuk berlatih bulu tangkis di usianya yang ke 11. Lee kemudian menarik perhatian seorang pelatih bernama Misbun Sidek. Setelah mendapat restu dari orang tuanya, Lee pun menekuni bulu tangkis lebih serius lagi.

Mantan kekasih pemain bulu tangkis tunggal putri Malaysia, Wong Mew Choo, ini memegang rekor tak terkalahkan di semua turnamen selama tiga tahun, dari 2004 sampai 2006 dan kemenangan lain pada tahun 2008. Ia juga pernah menaklukan juara dunia, Lin Dan dan Taufik Hidayat. Lee sempat mengalami kecelakaan di akhir tahun 2006 yang membuatnya menjalani operasi enam jahitan di kepalanya yang cedera.

Lee dinobatkan sebagai pemain bulu tangkis tunggal putra terbaik di dunia oleh BWF untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Meskipun prestasi Lee di tahun 2011 ini menurun karena hanya dapat menyabet enam gelar juara pertama, akan tetapi ia tetap mampu menunjukkan konsistensinya. Lee sempat memberi kode bahwa ada kemungkinan dia akan pensiun dari dunia bulu tangkis pada musim 2012 mendatang.

Foto Profil Biodata Lee Chong Wei


Nama Lengkap : Lee Chong Wei
Agama : Kristen
Tempat Lahir : Georgetown, Penang, Malaysia
Tanggal Lahir : Kamis, 21 Oktober 1982
Zodiac : Balance
Warga Negara : Malaysia

Profil Biodata Lee Chong Wei dan Foto

Prestasi:
2011, Juara pertama di French Open
2011, Juara 2 di Denmark Open
2011, Juara 2 di Japan Open
2011, Juara 2 di World Championships
2011, Juara pertama di Indonesia Open
2011, Juara pertama di Malaysia Open Grand Prix Gold -2011, Juara pertama di India Open
2011, Juara pertama di All England Open
2011, Juara 2 di Korea Open
2011, Juara pertama di Malaysia Open
2010, Juara pertama di Super Series Masters Finals
2010, Juara pertama di Hong Kong Open
2010, Juara 2 di Asian Games
2010, Juara pertama di Commonwealth Game
2010, Juara pertama di Japan Open
2010, Juara pertama di Macau Open
2010, Juara pertama di Malaysia Open Grand Prix Gold
2010, Juara pertama di Indonesia Open
2010, Juara pertama di All England Open
2010, Juara pertama di Malaysia Open
2010, Juara pertama di Korea Open
2009, Juara pertama di Super Series Masters Finals
2009, Juara pertama di Hong Kong Open
2009, Juara pertama di Macau Open
2009, Juara pertama di Malaysia Open Grand Prix Gold
2009, Juara pertama di Indonesia Open
2009, Juara pertama di Swiss Open
2009, Juara 2 di All England Open
2009, Juara 2 di Korea Open
2009, Juara pertama di Malaysia Open
2008, Juara pertama di Super Series Masters Finals
2008, Juara 2 di China Open
2008, Juara 2 di Macau Open
2008, Juara 2 di Japan Open
2008, Juara 2 di Olympic Games
2008, Juara pertama di Singapore Open
2008, Juara 2 di Swiss Open
2008, Juara pertama di Malaysia Open
2007, Juara 2 di Hong Kong Open
2007, Juara 2 di China Open
2007, Juara pertama di French Open
2007, Juara pertama di Japan Open
2007, Juara pertama di Philippines Open
2007, Juara pertama di Indonesia Open
2006, Juara 2 di Hong Kong Open
2006, Juara 2 di Macau Open
2006, Juara 2 di Chinese Taipei Open
2006, Juara pertama di Malaysia Open
2006, Juara pertama di Asian Badminton Championships
2006, Juara pertama di Commonwealth Games
2006, Juara pertama di Swiss Open
2005, Juara pertama di Denmark Open
2005, Juara pertama di Malaysia Open
2004, Juara pertama di Chinese Taipei Open
2004, Juara 2 di Singapore Open
2004, Juara pertama di Malaysia Open
2003, Juara pertama di Malaysia Satellite
2003, Juara 2 di Asian Satellite
2003, Juara 2 di Malaysia Open

Penghargaan:
Menjadi National Sportsman 2005
Menjadi Penang Sportsman 2005
Menjadi Penang Sportsman 2007
Menjadi Malaysia's Male Olympian 2008
Menjadi National Sportsman 2008
Menerima penghargaan Sportswriters Association of Malaysia 2008
Menjadi Penang Sportsman 2008
Menjadi Penang Sportsman 2009
 
Copyright © 2012 - 2013 Pusat Biodata | Themes by ada-blog.com | Supported by Google.Com | Google.Co.Id.
Thanks To Alloh SWT - Nabi Mohammad SAW